
Bis (2,3 - epithiopropyl) disulfida adalah monomer heterosiklik kaya belerang yang direkayasa untuk sistem optik UV / LED yang dapat disembuhkan dengan indeks refraktif tinggi (RI ≥ 1,72 @ 589 nm, 25 °C).
Setiap molekul membawa dua cincin epitene (thiirano) dan jembatan disulfida, menyediakan:
Kandungan sulfur yang sangat tinggi (60,9 w / w) → n <sub><sup>≈ 1,72 sambil mempertahankan jumlah Abbe ≈ 24
Mekanisme penyembuhan ganda: pembukaan cincin thiiranes (kationik atau anionik) + penambahan radikal disulfida → penyusutan rendah (< 1,5%)
Data optik dan fisik utama:
Indeks refraksi (n)<sub><sup>): 1.715 - 1.725
Nomor Abbe (ε)<sub>): 24 ± 1
Kepadatan: 1,43 g cm - 3 (20 °C)
Titik leleh: 46 - 50 °C (rendah-meleleh, cocok untuk cetakan presisi)
viskositas (60 °C): 12 - 16 mPa · s (pengecoran vakum mudah)
Penyusutan volume pada penyembuhan: < 1,5% (density dilatometry)
Suhu transisi kaca (DSC, 3% CPI - 976M): 152 °C
Penggunaan formulasi khas:
Contoh resep lensa high-n:
- 65 wt% Bis (2,3 - epithiopropil) disulfida (monomer)
- 33 wt% divinyl-benzene (cross-linker, n = 1,62)
- 2 wt% UVI - 6976 → UV-LED menyembuhkan (365 nm, 1 J cm - 2)
→ Film yang disembuhkan: n = 1.738 @ 589 nm; Tg = 160 °C; indeks kekuningan < 1.
Spesifikasi Kualitas (Optical Grade):
Kemurnian (GC): ≥ 98%
Warna (Pt-Co): ≤ 30
Kandungan air (KF): ≤ 0,1%
Ion logam (ICP-OES): Na +, K +, Ca2 +, Fe3 + masing-masing ≤ 0,5 ppm
Transmittansi (400 nm, sel 1 cm): ≥ 96%
Pernyataan bahaya:
Menyebabkan iritasi kulit dan mata (H315 + H319); berbahaya jika tertelan (H302). Hindari menghirup debu / kotoran; gunakan sarung tangan, kacamata, dan ventilasi yang memadai. Simpan di tempat yang dingin dan kering, jauh dari oksidant dan cahaya. SDS tersedia berdasarkan permintaan.